Siapa bilang hidup itu adil, hidup itu adil hanya untuk golongan yang bisa membeli keadilan. Buat rakyat jelata, kata adil dan keadilan itu hanya wacana di awang awang.
Sejak kecil kita ditanamkan berbagai nilai kehidupan oleh orangtua kita, entah kenapa ternyata kehidupan itu tidak pernah sesuai dengan nilai nilai yang kita pelajari sepanjang masa kecil kita.
Sakit rasanya, pada saat realita menghampiri dan merusak semua bayangan utopia yang ditanamkan di otak dan hati kita selama bertahun tahun dan hanya menyisakan ampas pahitnya kehidupan dan getirnya kenyataan.
Di saat saat terendah realita kehidupan menyentuh kita, berbagai pertanyaan muncul, apa, kenapa, mengapa, bagaimana bisa, dan akhirnya hanya satu kesimpulan yang bisa diambil bahwa memang kata adil itu hanya merupakan rangkaian dari kebohongan demi kebohongan dalam kehidupan. Seindah apapun kebohongan itu diciptakan hanya akan memunculkan kepahitan dan kegetiran dalam hidup yang tidak pernah adil.